CryptoScore Pro

Hyperliquid (HYPE): aset yang dinilai undervalued menurut Bitwise, meski kapitalisasi pasarnya mencapai 10,5 miliar USD

## Latar Belakang Direktur investasi Bitwise, Matt Hougan, menyebut Hyperliquid (HYPE) sebagai salah satu aset yang **paling kurang dihargai** di pasar saat ini, dalam pernyataan yang dipublikasikan pada 21 Mei 2026. Hyperliquid, sebuah bursa terdesentralisasi untuk kontrak perpetual yang dibangun di atas blockchain Layer 1-nya sendiri (Hyperliquid Chain), memiliki kapitalisasi pasar sebesar **10,49 miliar USD** dan volume perdagangan harian sebesar **93,11 juta USD. Meskipun angka-angka ini mengesankan, Hougan berpendapat bahwa pasar secara sistematis meremehkan potensinya, karena dua…

Direktur investasi Bitwise, Matt Hougan, baru-baru ini menyebut Hyperliquid (HYPE) sebagai salah satu aset dengan valuasi paling rendah di pasar saat ini. Dalam pernyataan yang dipublikasikan pada 21 Mei 2026, ia menekankan bahwa meskipun kapitalisasi pasarnya mencapai 10,49 miliar dolar AS dan volume perdagangan harian sebesar 93,11 juta dolar AS, token HYPE masih diremehkan oleh investor. Analisis ini didasarkan pada dua kesalahan konseptual utama dalam evaluasi proyek tersebut, meskipun rincian keduanya belum dijelaskan. Konteks dan posisi Hyperliquid Hyperliquid adalah bursa terdesentralisasi (DEX) yang berfokus pada kontrak perpetual, yaitu instrumen derivatif yang memungkinkan spekulasi atas kenaikan atau penurunan suatu aset tanpa tanggal kedaluwarsa. Berbeda dengan platform tradisional, Hyperliquid beroperasi di blockchain Layer 1 miliknya sendiri, yang disebut Hyperliquid Chain. Arsitektur ini memberikan keunggulan dalam hal kinerja, latensi rendah, dan transparansi, sekaligus mempertahankan karakteristik sebagai bursa terdesentralisasi. Dengan kapitalisasi pasar 10,49 miliar dolar AS, Hyperliquid memposisikan diri sebagai pemain utama di sektor DEX kontrak perpetual. Namun, menurut Matt Hougan, valuasi tersebut belum sepenuhnya mencerminkan potensi sebenarnya. Proyek ini juga telah diaudit oleh CertiK, tetapi skor internalnya masih moderat, yaitu 49/100, yang menunjukkan tingkat risiko yang tinggi dalam hal keamanan dan tata kelola. Mengapa pernyataan ini menarik perhatian? Klaim Matt Hougan bahwa Hyperliquid undervalued dapat berdampak pada beberapa aspek pasar. Pertama, hal ini dapat mendorong investor institusional untuk mengevaluasi ulang posisi mereka terhadap HYPE, meskipun kapitalisasinya sudah tinggi. Evaluasi ulang semacam itu dapat meningkatkan permintaan terhadap token, sehingga mendorong harganya naik. Dari sisi sektoral, pernyataan ini berpotensi meningkatkan minat terhadap DEX Layer 1 dan platform perdagangan terdesentralisasi, segmen yang sedang berkembang pesat. Pesaing seperti dYdX atau GMX juga dapat memperoleh manfaat dari efek halo ini, dengan menarik lebih banyak modal ke proyek-proyek serupa. Akhirnya, penilaian ulang yang positif terhadap Hyperliquid dapat menjadi katalis bagi seluruh pasar aset kripto, khususnya untuk token yang terkait dengan infrastruktur perdagangan. Risiko dan Batasan yang Perlu Dipertimbangkan Meskipun Matt Hougan menunjukkan optimisme, beberapa risiko dan ketidakpastian membayangi Hyperliquid. Pertama, tidak adanya rincian mengenai dua kesalahan konseptual yang diidentifikasi membatasi pemahaman investor tentang alasan di balik undervaluasi ini. Tanpa penjelasan tersebut, sulit untuk menilai relevansi analisis Bitwise. Selain itu, skor keamanan 49/100 yang diberikan oleh CertiK menempatkan Hyperliquid dalam kategori berisiko tinggi. Skor ini mencerminkan potensi kekurangan dalam hal tata kelola, transparansi, atau keamanan, yang dapat membuat sebagian investor enggan. Terakhir, volatilitas yang melekat pada kontrak perpetual dan meningkatnya persaingan di sektor DEX dapat menekan kinerja Hyperliquid di masa depan. Yang Perlu Dipantau dalam Beberapa Bulan ke Depan Beberapa faktor dapat memberikan gambaran lebih jelas tentang kondisi Hyperliquid dalam beberapa bulan mendatang. Pertama, klarifikasi yang mungkin diberikan oleh Matt Hougan atau Bitwise mengenai dua kesalahan konseptual yang disebutkan dapat membantu investor memahami alasan undervaluasi ini dengan lebih baik. Selanjutnya, pembaruan teknis atau kemitraan Hyperliquid yang akan datang dapat mengonfirmasi atau membantah valuasinya saat ini. Terakhir, perkembangan metrik on-chain, seperti jumlah pengguna aktif atau total value locked (TVL), dapat memberikan indikasi tambahan tentang kesehatan riil proyek ini. Sejauh ini, belum ada data resmi yang dipublikasikan untuk indikator tersebut, sehingga visibilitas bagi investor menjadi terbatas.